Showing posts with label comunity. Show all posts
Showing posts with label comunity. Show all posts

Wednesday, June 4, 2014

Wisata Museum Kota Malang

Ada 3 museum yang sempat gw kunjungi selama berada di Kota Malang. yang pertama ada Museum Brawijaya yang terletak di Jalan Ijen. Kalau dari stasiun kereta api tinggal naik angkot ADL dan minta berhenti di museum ini. :)



Museum Brawijaya merupakan museum berisi sejarah Tentara Nasional Indonesia (dulu lebih dikenal dengan nama ABRI). Di halamannya terdapat tank tentara yang dapat dilihat dari dekat. Di dalam museum sendiri terdapat 2 ruangan. Sebelah kanan berisi sejarah Perang Kemerdekaan, terutama mengenai sepak terjang Jenderal Sudirman. Lalu di sebelah kiri pintu masuk merupakan ruangan yang menampilkan sejarah ketika sering terjadi pemberontakan internal di Indonesia sampai G30SPKI.

Pada halaman belakangnya terdapat gerbong maut yang terkenal berhantu. Dulu di dalam gerbong ini tentara Belanda memaksa memasukkan sekitar 100 orang tawanan perang Indonesia untuk dikirim dengan kereta api. Jangan dibayangkan kapasitas gerbong jaman sekarang ya, soalnya yang ada di sini sangat sangat tidak manusiawi untuk bisa dijejali 100 orang. +___+; Akibatnya hampir semua orang di dalam gerbong itu meninggal atau luka/sakit parah karena panas (gerbongnya kira-kira dari besi) dan kehabisan udara. Gw nggak dan nggak akan ambil foto disitu, tapi gw sungguh berharap mereka yang meninggal bisa mendapatkan kedamaian.


Museum selanjutnya adalah Museum Malang Tempoe Doeloe. Letaknya cukup dekat dengan stasiun kereta api, harusnya bisa jalan kaki dari situ. Museum ini juga sederet dengan Rumah Makan Inggil. Kalau hanya sekilas lewat, orang tidak akan sadar kalau tempat ini adalah museum karena dari luar agak seperti toko kecil entah apa yang dijual di dalamnya. Tapi bagian dalamnya ternyata cukup luas dan ditata dengan kreatif untuk memanfaatkan keterbatasan ruang secara maksimal.


Museum Malang Tempoe Doeloe mengisahkan perjalanan sejarah kota Malang mulai dari jaman Singosari hingga Perang Kemerdekaan. Meskipun kebanyakan koleksinya adalah replika, museum ini menarik karena pengaturan dan penyusunan barang-barang yang membuat pengunjung mengikuti alur yang sudah disediakan dari jaman ke jaman untuk mengetahui lebih dekat mengenai sejarah kota ini.


Lalu Museum Purwa, gw ngga terlalu perhatiin lokasinya tapi sepertinya dekat wilayah yang banyak kampus. Museum ini sungguh kecil sih, cuma ada 1 ruangan yang berisi koleksi batu-batu candi, terutama peninggalan kerajaan Singosari mengingat di kota ini terdapat beberapa candi peninggalan Singosari. Alangkah baiknya kalau museum ini lebih dikembangkan dan diperbaiki supaya perawatan koleksinya bisa lebih baik.



Gw ngga tau apakah ada museum lainnya di kota ini. Kalau ternyata ada, mohon diinfokan. ^^ Bila mampir ke kota Malang dan suka sejarah, silahkan mengunjungi museum-museum ini.~


Tuesday, May 11, 2010

Undangan Komunitas Pengisi Acara KELIR 2010


Teman2, ada undangan untuk mengisi event di Kelir Fest bareng sama Goelali Children Film Festival nih, yang berminat silakan yaa :)

Mengenai KELIR

KELIR adalah kelompok ilustrator buku anak yang didirikan tahun 2009 dengan tujuan untuk membuka wadah dimana para ilustrator buku anak dapat bergabung, berbagi informasi dan menentukan suatu bentuk standarisasi kerja bagi para anggotanya.
Dilatarbelakangi oleh keinginan untuk membawa profesi ilustrator buku anak menjadi lebih profesional dalam artian menjadikannya lebih sejajar posisinya dalam hubungan kerja antara elemen-elemen yang berkecimpung dalam industri perbukuan anak Indonesia.

KELIR mengundang dan memberikan kesempatan kepada komunitas-komunitas yang berhubungan dengan dunia anak dalam acara pameran akbar KELIR yang akan diadakan 12-17 Juni 2010 untuk mengenalkan diri kepada masyarakat luas melalui kegiatan yang berinteraksi dengan anak-anak.
Waktu yang diberikan sekitar 1-2 jam tergantung jadwal kosong yang ada.
Acara ini berlangsung seiring dengan Festival Film Anak Goelali 2010 yang bertempat di Plaza Indonesia Extension.

Keuntungan peserta
disediakan tempat untuk membuka booth stand dan kegiatan interaksi (tempat sudah ditentukan luasnya dari pihak KELIR)
Diperbolehkan menjual produk ataupun kit untuk workshop dalam area pameran KELIR
Persyaratan Peserta
Peserta merupakan komunitas yang berhubungan dengan anak. diutamakan yang bekecimpung dalam arts and craft/ketrampilan yang bertujuan untuk memperkaya pengetahuan anak-anak dan memberikan alternatif kegiatan yang bermanfaat.









Pendaftaran Peserta

untuk pendaftaran silahkan menghubungi :
Jakarta: Gina
eugeniagina@yahoo.com
ph. 70798466

Bandung: Ella Elviana
elelbaru@yahoo.com
081514359895

Saturday, May 8, 2010

Singapore Day 4

Hari ini daku benar-benar kesiangan. Gw dah ngga sempet ngapa2in kecuali cuci muka, ganti baju, dan cepet2 cabut ke MRT. Karena Sabtu, meski rame tapi isi MRT ngga sepadat 2 hari sebelumnya. Beda dengan 2 hari sebelumnya yang panas mentereng, hari ini lumayan adem dan mendung.

Sesampainya di The Arts House daku telat sudah hampir ½ jam. Untungnya hari ke-3 ini sesi2nya kebanyakan buat guru, sehingga gw ngga ngikutin pun ngga terlalu sayang. Tp biar buat guru ternyata seminar2nya tetap ada yang menarik. Gw ada ikut2an 1 sesi untuk guru dan gw baru tahu kalau ada yang namanya reversible doll. Boneka Little Red Riding Hood kalau dibalik roknya bisa jadi Grandma, dan klo topi Grandma nya dibalik bisa jadi serigala yang pake baju Grandma. I really really want that doll!!! T___T

Sesi yang lumayan penting gw ikutin diantaranya sesi dari John Danalis, Ilustrator, Desainer, sekaligus penulis buku keren dari Australia. Kemudian ada juga sesi kumpul2 publisher, writer, dan ilustrator Asia-Australia di sore hari. Ini sesi terakhir yang gw ikuti di AFCC.

Ada perasaan berat ketika tahu ini semua bakal berakhir. I really have fun, experience, and learning a lot of things for these 3 days. Waaaanggg... besok sudah harus pulang ke Indonesia... T_____T Entah kenapa gw pengen kuliah lagi di New Zealand atau Australia, atau cari kerja di Singapur atau Australia. Mungkin gw pengen lari dari kenyataan akan kondisi yang harus gw hadapi lagi di Indonesia... (macet, debu, asep bus, tumpukan kerjaan, heu...)

Bye bye AFCC, thank you very much... Gw sedikit sayang gw ngga bisa ikut acara dinner penutupannya (padahal makan gratis... +_+ ) Tapi itu karena gw sudah ada janji dengan Razz, Spring, dan Dito~ :D Sehabis sesi terakhir yang gw ikuti di AFCC, gw segera ngacir ke MRT menuju Clark Quay. Wooow, kali ini gw melihat2 gemerlapnya Singapura di malam hari di tempat yang penuh turis ini. Setelah makan2 bersama di KopiTiam, Razzly yang sudah ada janji nonton meninggalkan kami. Huh huh. So, abis makan kita jalan2 melihat2 Clark Quay~ =d Hohoho.

Thanks a lot Razzly, Spring, dan Dito, sudah menemani saya melihat salah satu sudut Singapura. I was having so much fun. ^________^

Well, masih ada besok sih sebagai hari terakhir, tp kayaknya bakal kepake buat belanja titipan nyokap gw dan beres2. Lalu kembali ke Indonesia.

Waaaaaaaangggg.......
T___T

Friday, May 7, 2010

Singapore Day 3


Setelah sarapan sedikit cake Matcha (kue ultah dari Ci Selly. Thanks a lot Ci~ ^^ ), hari ini daku segera buru2 menuju MRT karena bangunnya rada kesiangan. Pagi ini MRTnya lebih ramai lagi daripada kemarin. Tp ada yang menarik, karena di MRT ini gw bertemu sepasang ibu dan anak dari Myanmar yang ternyata juga peserta AFCC. (Well, Singapur kecil anyway xD) Dengan panduan guide dari sang anak yang kuliah di Singapur, kali ini gw mencoba turun dari stasiun City Hall (biasanya gw turun di Raffles) dan mengambil rute yang berbeda menuju The Arts House.

Seminar2 hari ini juga masih banyak sesi-sesi yang menarik, dimana ada beberapa yang gw pengen ambil lagi-lagi bentrok sehingga gw kembali mengorbankan beberapa sesi yang ingin gw ikutin. Pada hari ini juga terdapat seminar dari Ibu Riama, dosen ITB yang tentunya orang Indonesia dan dimeriahkan beberapa anak-anak didiknya yang ikut ke Singapur (Waaaw...)

Selain itu ada juga Ibu Murti yang meluncurkan buku-buku cerita anak dan folktales nya. Kemudian Bapak Djoko Hartanto, boss nya Concept, beserta istrinya Ibu Fifi juga meluncurkan 6 seri buku Lovely Buddies. Ilustrator keenam buku ini adalah Pipid aka Mas Daud yang pernah menang lomba cover Concept. Gw suka banget ama seri Lobu ini. Ceritanya sederhana dan mengandung nilai moral untuk anak-anak, tapi dikemas dengan sangat baik, dengan ilustrasi yang sangat menarik, dan ngga ditampilkan dengan preachy. Sebagai orang dewasa gw bahkan sangat menikmati momen ketika membaca keenam buku ini. Klo pulang ke Indo gw nemu bukunya, bakal langsung gw beli buat koleksi. =d

Orang Indonesia terakhir yang gw temui adalah Ibu Gloria S. Haslim. Anak beliau membuat cerita yang sangat menarik dan ngga biasa. Ketika gw baca ceritanya entah kenapa di kepala gw kebayang sesuatu campuran antara realita dan imajinasi untuk young adults. Sepertinya menarik kalau gw bisa berkolaborasi di cerita ini kalau naskahnya sudah mateng. =)

Salah satu seminar hari ini juga membangkitkan minat gw untuk mencari lebih jauh informasi mengenai picture books dari Australia. Sepertinya di sana ada banyak buku-buku cerita bergambar yang targetnya ngga cuma anak-anak, tapi juga orang dewasa. Kalau masih affordable mungkin daku mau coba pesen di Kinokuniya. =d

Pembicara-pembicara seperti John McKenzie dan Eddie Tay entah kenapa bikin gw pengen kuliah lagi dan ngambil Children Literature. Tp yah, mimpinya ngga boleh ngambang kelamaan. Hari Minggu gw sudah harus pulang dan kembali ke realita... +_+

Setelah acara di The Arts House selesai, gw menyempatkan diri untuk jalan kaki menuju patung singa duyung icon Singapura. Berkat salah satu panitia AFCC yang baik hati, gw baru tahu kalau patung ini sudah dipindahkan dan sekarang letaknya jadi dekat dengan Raffles (di area esplanade). Makasih buat orang2 baik hati yang mau mengambil foto saya bersama patung ini. ^___^

Sudah dulu ah. Lanjut lagi besok~

Thursday, May 6, 2010

Singapore Day 2

Hari ini menyenangkan. =d Sesampainya di The Arts House jam 8.15, setelah regis, daku langsung disuguhi buffet breakfast dan soya milk. Setelah itu diadakan acara pembukaan di sebuah ruang kayak ruangan sidang dengan style oldies (tp keren dan nyaman) oleh beberapa keynote speaker. Acara seminar atau conference regulernya pun berlangsung.

Conference ini jauh dari bayangan gw akan seminar yang membosankan. Pembicara2 nya menarik2 dan suasananya juga cukup interaktif. Sayang ada beberapa topik seminar yang gw pengen malah saling bentrok jadwalnya. Padahal ada banyak yang pengen gw ikutin... T___T

Ada hal yang bikin gw kaget ketika di ilustrasi gw ketulis nationalitynya India (Nehi!). Untungnya setelah dibilang ke panitianya mereka segera memperbaiki itu secepat yan mereka bisa. I’m impressed. =)

Pulangnya gw jalan2 dulu ke mall di Bishan dan membeli beberapa oleh-oleh. Setelah itu beli nasi briyani. Karena keramean klo makan di tempat akhirnya gw take away. Ternyata seporsi nasi briyani ini gede banget... +___+ gw sekarang menggelepar kekenyangan. Basically, ini nasi kuning yang bumbunya ber safron yang pake beras long grain (beda ama beras umumnya di Indo) ditambah potongan daging. Lumayan buat memuas rasa penasaran. xD Gw makin kenyang karena sekalian beli 1 roti pratta (nga nyangka nasi briyani nya sebanyak itu). Berarti makanan2 yang gw pengen di Singapur hampir semuanya dah gw cobain sekarang. =d

Well, sekarang daku mau mandi dan istirahat. Pegal2 karena banyak jalan dan bawa2 barang ini rasanya semakin parah. Tp dengan porsi nasi briyani yang gw makan kayaknya berat nga bakal turun.. Huks... T___T

Wednesday, April 28, 2010

To Singapore!!! ~


Yay yay~ I'll go to Singapore. xDD
Salah satu ilustrasi gw terpilih untuk ikut serta pada pameran Book Illustration Gallery untuk event Asian Festival of Children Content. For more info about the festival bisa liat2 disini :
http://www.afcc.com.sg/

Yah meski begitu tapi biaya perjalanan maupun akomodasi dan tiket untuk ikut conference nya tetep mesti gw yang tanggung sendiri. Jadi tak seindah yang terlihat. Tapi dengan dukungan nyokap yang sepertinya sangat ingin gw ikutan dan mencari pengalaman di Singapura (selama bukan dia yang bayar dan selama terlihat keren dia pasti mendukung 100% ^^; ), dukungan dari Bokap juga yang bersedia meminjamkan kartu kreditnya untuk memperlancar proses pembayaran, dengan keinginan gw untuk bisa ikutan event ilustrasi internasional dimana mungkin gw bisa ketemu dengan banyak sesama ilustrator maupun penulis buku mancanegara, dan dengan sokongan sisa dana yang gw punya akhirnya gw nekad untuk ikutan conference disana.

Gw akan di Singapur dari tanggal 5 sampai tanggal 9 Mei. Jadi gw nga akan ada di Jakarta ketika merayakan ulang tahun sekaligus anniversary status jomblo perak gw. =P Semoga kepergian gw membawa manfaat dan faedah yang berlimpah serta kesempatan untuk menjadi lebih baik lagi. (du ileh bahasanya...)

Niwei, sebelum ke Singapur, pada tanggal 1-2 Mei 2010 akan ada acara Gathering dan Pameran Penulis Bacaan Anak. Gw juga bakal ikutan mejeng pameran pada event ini sebagai salah satu ilustrator. Nga sabar neh pingin ketemu dengan sesama ilustrator dan para penulis buku anak. :D

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara ini, bisa dilihat di :
http://blog.alimuakhir.com

Fufufu~
^^

Sunday, April 5, 2009

Talkshow Sonora

Hari ini nambah lagi pengalaman hidup. Gw diajak ikutan talkshow oleh Kak Arleen di Sonora (92.00FM) dalam acara resensi buku jam 11 siang tadi, dimana buku Kumpulan Dongeng Kerajaan karya Arleen Amidjaja dibahas tuntas. Pertama kalinya seumur hidup gw masuk studio siar radio dan dapet pengalaman ikutan siaran menceritakan kisah-kisah selama pembuatan buku ini. xD;

Gw sendiri cukup sering dengerin Sonora karena radio ini on air terus 24 jam dan selalu nemenin gw begadang. Suara penyiarnya juga ok-ok dan lagu-lagu pilihannya lumayan. Agak kaget juga karena wujud asli penyiarnya beda sama bayangan gw dari suara mereka. ^^;

Selaen Kak Arleen, gw juga akhirnya bisa ketemu langsung dengan beberapa ilustrator lainnya yang juga berkolaborasi dalam buku ini. Gw seneng banget bisa berkenalan dengan mereka dan ketemu langsung juga dengan Kak Arleen sampe tadi ada seksi tanda-tangan mini segala. Thanks a lot buat semuanya dan semoga tali silaturahmi kita dapat tetap terjaga. :D

Thanks juga buat Sonora yang dah menayangkan suara kita semua. Semoga sukses selalu~

Monday, July 2, 2007

Comic, Community, and Me

Ketika KondeFest (Festival Komik Satu Dekade) akhirnya usai di tanggal 1 Juli 2007, gw merasa aneh dan campur aduk. Pertama mungkin lega karena kegiatan bolak balik Ancol ini selesai (Well, rumah gw ke Ancol itu jaraknya lumayan. Gw bersyukur busway bisa mengantar gw sejauh itu dengan 3500 Rupiah. ^^;) tp entah kenapa dibanding perasaan lega gw lebih berasa sayang sekali semua ini berakhir. Ternyata 10 hari itu cepat. Gw sangat senang bertemu banyak orang yang sekomunitas dengan gw, dan semua kegiatan ini sangat memotivasi gw untuk terus serius di bidang ini. Thanks berat buat para panitia yang dah bikin acara ini dan memberi kesempatan ke gw untuk buka stand.

Informasi mengenai KondeFest lebih lanjut bisa dilihat di http://kondefest.org

Di hari terakhir gw inget Bang Beng bilang kira-kira begini, “Komunitas kita memang masih kecil dan minoritas banget, so ketika acara kayak begini ada lagi kita pasti bakal saling ketemu satu sama lain.” Ketika itu yang terlintas di kepala gw adalah ngga banyak yang ambil bidang ini kalau dibandingkan beragam jenis pekerjaan lain yg digeluti masyarakat Indonesia, dan gw ngga bener-bener memahami apa arti minoritas sampai keesokan harinya.

Hari ini gw memutuskan untuk jalan-jalan di PS bersama my Lil’ Bro sedikit refreshing. Tiba-tiba salah seorang teman SMP gw yang baru pulang dari sekolahnya di luar negri menelpon sebentar. Gw sempet bilang kalau belakangan gw sibuk pameran komik Indonesia. Dan kemudian tanggapan dia adalah, “Aduuh tanteee, dah umur segini masih baca komik aja...” dan ketika gw coba jelasin kalau ini pameran untuk para komikus Indonesia, “Komik Indo? Kayak Gatotkaca gitu? Eew...”

Terus terang gw kaget karena meski gw tau lifestyle kita rada berbeda gw ngga nyangka bakal keluar statement itu dari mulutnya ke gw yang memang berkubang di dunia ini. Tapi gw jadi mengerti seminoritas apa komunitas komik, dan gw sadar kalau pikiran seperti itu mungkin bukan temen gw aja yang punya. Banyak sekali orang yang memang masih memandang komik sekedar hiburan anak-anak, atau komik-komik bertema wayang dan budaya dianggap ketinggalan jaman.

Gw bersyukur masih bisa berhubungan dengan komunitas komik dan bertemu banyak orang yang seminat. Gw bersyukur masih bisa bersahabat dengan mereka yang juga serius untuk menggambar ataupun bikin komik. Tanpa mereka mungkin bermimpi untuk membuat komik sendiri pun ngga akan muncul dalam cita-cita gw.


Ps. Buat temen yang gw maksud, u still my dear friend. Mungkin buat u gw aneh dan kekanakan, tp gw berharap setidaknya u ngerti klo seperti inilah gw. ^^