Wednesday, April 15, 2015
"The Book of Bunnies" now available~
Sunday, August 17, 2014
Ketika DamDam Kehilangan Wajahnya
"Ketika DamDam Kehilangan Wajahnya" adalah salah satu buku yang saya ilustrasikan dan ditulis oleh Ary Nilandari. Sekarang ini sudah diterbitkan secara indie oleh Litara Foundation bersama belasan buku anak lainnya sebagai bagian dari seri Bianglala Anak Nusantara. Oleh karena itu semua buku masing-masing memiliki tema budaya Indonesia.
Buku yang saya ilustrasikan bertema Topeng Cirebon, dan berkisah tentang seorang anak yang mencari wajah yang tepat untuk DamDam sahabatnya melalui topeng-topeng tersebut.
Silahkan cek buku-buku Litara Foundation disini :
http://litara.or.id/our-books/
Harga Rp 89.000,- per buku
Belum termasuk biaya pengiriman
Full Color 28 halaman, fancy softcover binding
Bahasa Indonesia
Untuk pembelian maupun pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi Litara Foundation.
Atau bisa juga mengontak saya di maygreen1985@gmail.com
Terima kasih banyak. :)
Monday, July 9, 2007
The Pink and I~
Pernah suatu ketika (kayaknya waktu SMP ato SD) ada yang bilang ke gw kalo pink itu norak, jelek, dan too girly abis. Karena waktu itu adalah masa-masanya gw belom menemukan identitas diri makanya gw pun sok ikut-ikutan ngga suka pink dan selalu menjawab ‘putih’ klo ditanya apa warna kesukaan gw. ^^;;Setelah beberapa lama gw beralih dan memilih hijau (warna-warna natural) sebagai warna kesukaan gw kalo ditanya. Dalam desain ato gambar warna2 alam dah jadi pilihan favorit gw. Sampai kemudian gw menyadari... mata gw ternyata paling cepat tertarik buat melihat warna pink. Banyak baju, cardigan, dan jaket gw berwarna pink, handuk gw warna pink, sendal yang paling gw sayang pun berwarna pink. Tiap gw ke tempat belanja pun mata gw pasti langsung kegeret klo nemu warna pink, klo beli es krim paling sering selalu campuran vanilla dan strawberry, and I love salmoonnn!!! xD; Sekarang gw memutuskan untuk ngga indenial lagi klo gw secara natural dah cinta ama pink.
Well, bukannya gw beralih dari hijau ke pink sih. Hijau udah kayak identitas diri dan tetep jadi primary color buat gw. Sedikit jadi pertanyaan juga kenapa gw bisa lebih mudah bikin desain ato gambar dengan warna2 natural sementara gw susah banget bikin desain ato gambar menggunakan pink. --; Gw juga masih suka dengan warna-warna pale (baby blue, baby green, baby purple, baby yellow, etc, thanks to Baby G-shock yang dulu pernah sempet ngetrend), tp kalo dijejer mungkin masih kalah dengan the cute baby red.
Dalam bahasa warnanya, pink melambangkan cinta dan kasih sayang, warna pastel yang tenang dan memberikan mood romantis. Pink identik dengan kata ‘sweet’. Pink juga memiliki kesan hangat yang lembut, bahkan bisa jadi elegan dan dinamis tergantung lagi jalan dengan warna apa ^^. Menurut The Complete Color Harmony, diantara semua warna, pink adalah yang paling pasif dan paling feminim.
Meski demikian pink punya kekuatan untuk meredam emosi-emosi negatif seperti amarah dan niat jahat (konon di hadapan warna ini orang susah buat marah ato bertindak agresif ^^;), dan kadang digunakan sebagai terapi buat orang yang ngga bisa tenang ato cenderung suicidal. So don’t underestimate them. >3



